Sri Mulyani Siapkan Dana Cadangan Rp10 Triliun di APBN 2020

Sri Mulyani Siapkan Dana Cadangan Rp10 Triliun di APBN 2020

BeritaPasti – Sri Mulyani Siapkan Dana Cadangan Rp10 Triliun di APBN 2020. Kementerian Keuangan menyiapkan dana cadangan fiskal (fiscal buffer) senilai Rp10 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Anggaran tersebut meningkat dari tahun ini sekitar Rp7 triliun sampai Rp8 triliun dalam APBN 2019.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menjelaskan peningkatan dana cadangan fiskal sengaja dilakukan untuk mengantisipasi berbagai risiko yang mungkin terjadi pada tahun depan. Misalnya, ketika asumsi makro ekonomi pemerintah yang sudah dirumuskan meleset dari target di APBN 2020.

 

Baca Juga : Swasta Kuasai Lahan Pada Ibu Kota Yang Baru

 

Maklum saja, ketidakpastian kebijakan fiskal dan moneter dari sejumlah negara masih kerap terjadi. Begitu pula dengan risiko perlambatan ekonomi hingga resesi.

“Misalnya seperti sekarang, pertumbuhan ekonomi semula diperkirakan 5,3 persen, tapi kemungkinan bisa lebih rendah, hanya 5,1 persen. Dampak dari melesetnya perhitungan pertumbuhan ekonomi ini bisa berdampak pada berkurangnya penerimaan pajak.

 

Sri Mulyani Siapkan Dana Cadangan Rp10 Triliun di APBN 2020

 

Kemungkinan ada shortfall dan berpengaruh ke defisit, maka kami siapkan buffer,” jelas Askolani, Kamis (26/9).

Selain itu, dana cadangan fiskal juga bisa digunakan untuk mengantisipasi pembengkakan kebutuhan anggaran di berbagai kebijakan pemerintah di kementerian/lembaga. Misalnya, ketika ada peningkatan kebutuhan anggaran subsidi energi.

 

Baca Juga : Luhut Terima Proposal Dana Abadi dari Uni Emirat Arab

 

“Misalnya subsidi naik, kompensasi subsidi naik jadi kami hemat buffer stock kami. Dia bisa untuk absorb belanja atau tahan, sehingga bisa tetap jaga defisit,” terangnya.

Sementara Askolani mengklaim bahwa pemerintah belum menggunakan dana cadangan fiskal tahun ini. “Belum dipakai, bisa saja di penghujung tahun baru kami pakai. Jadi dipakainya tidak seperti pakai anggaran untuk spending yang sejak awal tahun,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: