Diduga Merencanakan Aksi Bakar Ban, Dan 4 Polisi Terbakar

Diduga Merencanakan Aksi Bakar Ban, Dan 4 Polisi Terbakar

 

Berita Pasti – Polda Jawa Barat telah mengungkap peran dari 5 mahasiswa yang terkait insiden 4 polisi terbakar hidup-hidup saat aksi demo di Cianjur. Polisi menduga mahasiswa merencanakan aksi demo ricuh.

Hal itu terungkap dari hasil penyelidikan yang dilakukan penyidik Polres Cianjur dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar. Berdasarkan hasil penyelidikan, mahasiswa sempat menggelar rapat sebanyak 3 kali sebelum aksi berlangsung.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Iksanto Bagus menuturkan mahasiswa memang sudah menyepakai untuk melakukan aksi tanpa adanya kericuhan hingga bakar ban. Namun di dalam rapat yang berlangsung sebelum aksi demo itu, terdapat notulensi yang merencanakan untuk melakukan aksi bakar ban.

 

Baca Juga : PA 212 : Bilang ke Jokowi, Pulangkan & Hapus Kasus Habib Rizieq

 

“Kita sedang memperdalam itu (dugaan perencanaan aksi bakar ban). Karena ada rapat sebanyak tiga kali itu di tanggal 8, 12 dan 13 Agustus di sekretariat GMNI. Nah kita melihat itu ada di dalam notulennya,” kata Iksanto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Minggu (25/8/2019).

Iksanto menuturkan notulensi hasil rapat tersebut lantas disebarkan melalui grup WhatsApp mahasiswa. Polisi sendiri telah menyita notulensi rencana aksi bakar ban itu.

“Notulensi itu disalin ke beberapa WA grup disebarkan. Kita sudah melarang (bakar ban), tetapi mengapa dalam notulensi dimasukkan, apakah direncanakan atau tidak, masih kita dalami. Bukti persesuaian sudah diamankan,” tutur Iksanto.

Dalam insiden ini, polisi sendiri telah menetapkan 5 orang mahasiswa menjadi tersangka. Mereka ialah RS, MR alias OZ, AB, HR dan R. Menurit Iksanto, masing-masing berperan dalam menyediakan dana membeli bensin Pertalite, melempar bensin ke arah Aiptu Erwin dan merencanakan adanya aksi bakar ban.

 

Baca Juga : Kronologi Kecelakaan Maut Di Cibodas

 

“Kita akan memperdalam lagi, kita kerja sama dengan ahli pidana dan kimia karena itu bahan berbahaya tinggi, masa mahasiswa enggak tahu. Kenapa harus bawa itu,” ucapnya.

Peristiwa ini menyebabkan 4 anggota polisi di Cianjur terbakar hidup-hidup. Mereka ialah Aiptu Erwin, Bripda Yudi Muslim, Bripda FA Simbolon dan Bripda Anif. Dari seluruh korban, Erwin yang mengalamai luka bakar cukup parah.

 

Sumber : news.detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: